BerandaBirokrasi490 Akseptor Ikuti Layanan KB Permanen, KDS Apresiasi Kolaborasi Dalduk PPA dan...

490 Akseptor Ikuti Layanan KB Permanen, KDS Apresiasi Kolaborasi Dalduk PPA dan PKK

Date:

Berita Terkini

Melalui Bintek Satpol PP Kabupaten Bandung Perkuat Kompetensi Aparatur Hadapi Modus Baru Peredaran Rokok Ilegal

Kabupaten Bandung, Qjabar – Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Satuan...

Bapenda Kabupaten Bandung Gencarkan Operasi Gabungan, Dorong Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak Kendaraan

Kabupaten Bandung, Qjabar – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten...

Harumkan Nama Kabupaten Bandung, Empat Siswa Lolos ke O2SN Nasional 2026

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan peserta...

Ketua Umum AKKOPSI: Sanitasi dan Air Bersih Harus Menjadi Prioritas Pembangunan

Jakarta  Qjabar -  Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI)...
spot_imgspot_img

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Pemerintah Kabupaten Bandung terus memperkuat upaya pengendalian laju pertumbuhan penduduk sekaligus meningkatkan kualitas keluarga melalui pelayanan Keluarga Berencana (KB) Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP). Sebanyak 490 akseptor ditargetkan mengikuti pelayanan KB permanen yang digelar di RSUD Oto Iskandar Di Nata, Soreang, Rabu (8/7/2026), sebagai hasil kolaborasi Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dalduk PPA) bersama TP PKK Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna meninjau pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan sekaligus apresiasi kepada masyarakat yang secara sukarela menjadi akseptor program ini untuk meningkatkan kualitas keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, bupati yang akrab disapa KDS ini menyampaikan bahwa pelaksanaan layanan KB tahun ini menargetkan sebanyak 420 akseptor MOW dan 70 akseptor MOP. Jumlah peserta yang mengikuti pelayanan tersebut dinilai sangat besar dan berpeluang mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

“Kegiatan ini menargetkan 420 peserta MOW dan 70 peserta MOP. Insyaallah akan mendapatkan rekor MURI karena jumlah pesertanya sangat banyak,” ujar KDS.

Baca juga : KDS Terima Aspirasi, Pemkab Bandung Siapkan Lahan untuk Pembangunan SMA Negeri Baru di Pangalengan

Usai berdialog langsung dengan para peserta, KDS mengungkapkan mayoritas akseptor telah memiliki empat orang anak atau lebih. Bahkan, terdapat peserta yang telah memiliki tujuh orang anak sehingga dinilai telah tepat mengikuti program KB permanen.

“Setelah saya berbincang-bincang dengan pasien, baik ibu-ibu maupun bapak-bapak, rata-rata mereka sudah memiliki empat anak atau lebih. Bahkan ada yang memiliki tujuh anak. Tentu ini merupakan salah satu program yang sangat baik untuk mendukung terwujudnya keluarga yang lebih berkualitas,” katanya.

KDS menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan pelayanan KB massal tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, khususnya Dalduk PPA Kabupaten Bandung bersama TP PKK Kabupaten Bandung yang didukung oleh para Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), UPT, dan kader PKK di seluruh Kabupaten Bandung.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mengedukasi sekaligus mengantarkan para calon akseptor hingga mengikuti pelayanan di RSUD Oto Iskandar Di Nata.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada PLKB, UPT, dan seluruh kader PKK se-Kabupaten Bandung yang telah membawa calon pasien untuk mengikuti program ini. Mudah-mudahan seluruh tindakan berjalan lancar dan berhasil sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

(Humas Pemkab Bandung – Diskominfo/sy)

 

Reporter : Yun.s

 

 

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini