Kabupaten Bandung, Qjabar – Putra asli Desa Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung, Irman Syarif Usman, menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Kepala Desa Sayati pada pemilihan kepala desa yang akan datang.
Dengan bekal pengalaman panjang di bidang pemberdayaan masyarakat, pemerintahan desa, serta aktivitas organisasi, Irman optimistis dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan kampung halamannya.
Irman merupakan sosok yang lahir dan besar di Desa Sayati. Riwayat pendidikannya juga ditempuh di berbagai lembaga pendidikan yang dekat dengan masyarakat setempat. Ia mengawali pendidikan di TK Bustanul Atfal Aisyiyah Sayati, kemudian melanjutkan ke SD Muhammadiyah Sayati, SMP Ummul Quro Cihampelas Kabupaten Bandung Barat, SMAN 1 Margahayu, hingga berhasil menyelesaikan pendidikan Strata Satu (S1) Program Studi Ilmu Komunikasi di Universitas Islam Bandung (Unisba).
Latar belakang pendidikan tersebut menjadi pondasi dalam membangun kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta pemahaman terhadap dinamika sosial kemasyarakatan yang selama ini menjadi bagian dari aktivitasnya.
Tak hanya mengandalkan pendidikan formal, Irman juga memiliki rekam jejak pengalaman kerja yang cukup panjang. Kariernya dimulai sebagai Tenaga Kerja Sarjana pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bandung pada periode 2008 hingga 2014. Selanjutnya, ia bergabung dalam Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP/PNPM Perkotaan) pada tahun 2014 hingga 2015.
Sejak tahun 2015 hingga sekarang, Irman dipercaya sebagai Tenaga Pendamping Profesional (TPP) dalam program pembangunan dan pemberdayaan desa. Selama menjalankan tugas tersebut, ia telah mendampingi sejumlah kecamatan di Kabupaten Bandung, yakni Kecamatan Soreang pada periode 2015–2021, Kecamatan Margahayu pada 2021–2022, Kecamatan Pangalengan pada 2023–2024, serta saat ini bertugas di Kecamatan Katapang sejak tahun 2025.
Pengalaman mendampingi pemerintah desa dalam berbagai program pembangunan, pengelolaan dana desa, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan kelembagaan desa menjadi modal penting yang dinilai mampu mendukung langkahnya apabila dipercaya memimpin Desa Sayati.
Selain pengalaman di lapangan, Irman juga aktif mengikuti berbagai bimbingan teknis dan pelatihan yang diselenggarakan oleh kementerian maupun lembaga pemerintah. Di antaranya Bimbingan Teknis Pendayagunaan Tenaga Kerja Sarjana yang diselenggarakan Balai Besar Pengembangan dan Pelatihan Kerja (BBPPK) Lembang, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI pada April 2010.
Kemudian Bimbingan Teknis Pratugas Pendamping Desa yang dilaksanakan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Jawa Barat pada November 2016, Bimbingan Teknis Advokasi Keuangan Desa dan Peraturan Desa yang diselenggarakan Direktorat Jenderal PPMD Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi pada Desember 2016, serta Webinar BUMDes Juara yang digelar LPPM Universitas Islam Bandung pada Agustus 2020.
Pengalaman organisasi juga menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdiannya. Irman pernah menjabat sebagai Sekretaris Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) tingkat Kabupaten Bandung pada periode 2010–2015. Selanjutnya, ia dipercaya menjadi Bendahara Lembaga Seni dan Olahraga (LSBO) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bandung pada periode 2015–2020.
Melalui berbagai pengalaman tersebut, Irman membawa semangat “Bersama Membangun Potensi” sebagai landasan pengabdiannya kepada masyarakat. Menurutnya, kepemimpinan bukanlah tentang kekuasaan, melainkan tentang kemampuan memberdayakan masyarakat agar mampu berkembang secara mandiri.
Ia pun mengusung visi “Sayati Sinergi”, yang merupakan akronim dari Santun, Inovatif, Nyata, Edukatif, Religius, Gotong Royong, dan Integritas. Visi tersebut diharapkan mampu menjadi arah pembangunan Desa Sayati menuju masyarakat yang mandiri, kolaboratif, maju, serta memiliki daya saing.
Irman meyakini bahwa pembangunan desa tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah desa, melainkan harus melibatkan seluruh unsur masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, lembaga kemasyarakatan, hingga pelaku usaha melalui semangat kolaborasi dan kebersamaan.
“Melalui semangat Bersama Membangun Potensi, saya ingin menghadirkan pemerintahan desa yang terbuka, melayani, serta mampu membangun sinergi dengan seluruh elemen masyarakat. Desa Sayati memiliki potensi yang sangat besar. Jika seluruh komponen dapat berkolaborasi, saya yakin Desa Sayati akan semakin maju, mandiri, dan menjadi desa yang berdaya saing,” ujar Irman.
Dengan bekal pengalaman hampir dua dekade di bidang pemberdayaan masyarakat dan pendampingan desa, Irman Syarif Usman berharap dapat memperoleh kepercayaan masyarakat untuk mengemban amanah sebagai Kepala Desa Sayati. Ia berkomitmen membangun pemerintahan desa yang profesional, transparan, akuntabel, serta mampu menghadirkan berbagai program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat demi mewujudkan Desa Sayati yang semakin maju, harmonis, dan berkelanjutan.
Reporter : Yun.s





