Sedekah Beras BMH Kuatkan Harapan Baru Untuk Santri di Jawa Barat

0
8

Bandung Qjabar – Kebutuhan paling mendasar sering kali menjadi yang paling mudah terabaikan. Di tengah kesibukan kita sehari-hari, satu hal kecil seperti beras bisa jadi penentu masa depan. Di berbagai pesantren dan rumah Qur’an di Jawa Barat, setiap butir beras adalah energi bagi para santri yang sedang berjuang menimba ilmu, mengejar impian, dan membangun fondasi karakter mereka.

Sebagai bentuk komitmen untuk mendukung perjuangan ini, Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Baitul Maal Hidayatullah (BMH) kembali menyalurkan bantuan beras. Program ini menyasar santri di sejumlah pesantren dan rumah Qur’an, memastikan mereka bisa fokus belajar tanpa harus khawatir tentang kebutuhan pangan.

Adapun pesantren yang BMH bantu program beras kali ini adalah, Yayasan Hayatan Thoyyiban, Yayasan Hidayatullah Kota Bandung, Yayasan Qur’an Center Hidayatullah, Yayasan Khairunnisa, Yayasan Cahaya Pejuang Peradaban, Yayasan Ishlassul Ummah, Yayasan Al-Amin Hidayatullah.

Penyaluran yang dilakukan pada Rabu, 30/09/2026 mencapai total 19 karung beras, yang diharapkan dapat meringankan beban pesantren dalam memenuhi kebutuhan logistik sehari-hari.

Yusep Suhendar, Kadiv Program dan Pemberdayaan BMH Jawa Barat, menjelaskan bahwa program ini adalah wujud perhatian BMH terhadap dunia pendidikan.

Baca juga :

“Santri adalah aset bangsa yang harus kita dukung, tidak hanya dalam pendidikan agama tetapi juga kebutuhan dasar mereka. Dengan bantuan ini, kami berharap santri bisa lebih fokus dalam menuntut ilmu tanpa khawatir akan kekurangan pangan,” ujarnya.

Bantuan ini disambut dengan penuh rasa syukur. Cepi, Pengasuh Yayasan Al-Amin Hidayatullah yang berlokasi di Kp. Cisema Desa Mangunjaya Kec. Arjasari Kab. Bandung, Jawa Barat, menyampaikan terima kasihnya kepada BMH dan para donatur. “Bantuan ini sangat bermanfaat bagi para santri dipesantren,”.

BMH terus berupaya memastikan setiap dana zakat tersalurkan tepat sasaran. Beras yang diberikan kepada para santri ini bahkan memiliki kisah inspiratif lain: beras tersebut dibeli dari program pemberdayaan Alumni Santri binaan BMH di Kabupaten Bandung Barat.

“Dengan berdonasi melalui BMH, para donatur tidak hanya membantu para santri, tetapi juga turut memberdayakan petani lokal,” tutup Yusep.

 

Reporter : A juhana

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini