KBB Qjabar – Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Bandung menggelar kegiatan sosial bertajuk Bulan Bakti IIDI Peduli Gizi di Pesantren binaan BMH Jabar pada Kamis 16 April 2026 yang bertempat di Aula Atang Syahidin Pesantren Pertanian At Taqwa, yang beralamat Kp. Pangkalan No. 48 Rt. 02 Rw. 08 Desa. Cimanggu Kec. Ngamprah Kab. Bandung Barat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua dan Pengurus IIDI Cabang Bandung, Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Pembina, Pengawas, Penasehat serta Pengurus Pesantren Pertanian At Taqwa, Perwakilan BMH Bandung, Guru SDN Cimanggu, SMP Bina Karya, para santri At Taqwa, siswa SDN Cimanggu dan SMP Bina Karya yang diikuti oleh sekitar 120 peserta.
Rangkaian kegiatan, dimulai pembacaan Al Qur’an, menyanyikan lagu indonesia Raya, Sambutan Sambutan, Dor Prize dan edukasi gizi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat serta pemberian bantuan nutrisi bagi para santri dan peserta yang hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan generasi muda.
Hadir dalam acara tersebut Ibu Rita Kartika, S. Kep dan Ibu Rika Afifah,S.M yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat serta memberikan materi terkait edukasi gizi, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah yang berkolaborasi dengan IIDI Cabang Bandung untuk mencegah terjadinya stunting serta menjaga pola hidup dan pola makan sehingga ada keseimbangan gizi untuk kesehatan masyarakat pesantren dan para siswa siswi SD dan SMP sekitar Pesantren.
“Kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, khususnya para santri. Harapannya, melalui edukasi gizi dan bantuan makanan sehat ini, para santri semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan sejak dini,” ujarnya.
Sementara , Ibu Hj Lia Dachliana Prihariadi sebagai Ketua Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) cabang Bandung menegaskan bahwa kegiatan Bulan Bakti ini menjadi bagian dari komitmen IIDI dalam mendukung program kesehatan nasional.
“Pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk generasi bangsa. Karena itu, perhatian terhadap kesehatan dan gizi santri menjadi sangat penting. Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan dampak nyata dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Sementara Ust Asep Juhana sebagai Pengasuh di Pesantren Pertanian At-Taqwa, turut menyampaikan apresiasi atas kepedulian IIDI yang telah memberikan kontribusi langsung kepada para santri.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran IIDI di pesantren kami. Ini bukan hanya bantuan kesehatan, tetapi juga edukasi yang sangat bermanfaat bagi para santri dalam menjaga pola hidup sehat,” tutur beliau.
Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Interaksi aktif terlihat dalam sesi penyuluhan gizi, di mana para santri tidak hanya mendengarkan, tetapi juga berdiskusi langsung dan diberikan hadiah dalam setiap menjawab pertanyaan oleh pengurus IIDI Cabang Bandung dan Pemateri.
Dengan terselenggaranya kegiatan yang melibatkan 120 peserta ini, diharapkan sinergi antara IIDI dan pesantren dapat terus terjalin dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat serta menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya.
Reporter : A Juhana









