BerandaBirokrasiKDS INGATKAN KONI TAK HANYA BERPRESTASI, TAPI JUGA TERTIB ADMINISTRASI

KDS INGATKAN KONI TAK HANYA BERPRESTASI, TAPI JUGA TERTIB ADMINISTRASI

Date:

Berita Terkini

NFT Soroti Dugaan Pelanggaran Izin Tiga Dapur MBG di Leuwisari

Kabupaten Tasikmalaya, QJabar – Organisasi Navigation For Transformation (NFT)...

KDS Mulai Bangun RSUD Bedas ke-6, Warga Cimenyan Segera Nikmati Layanan Kesehatan Lebih Dekat

Kabupaten Bandung Qjabar - Bupati Bandung Dadang Supriatna menekankan...

Pejabat Baru Diminta Hadirkan Solusi dan Perubahan Positif bagi Kabupaten Bandung

KABUPATEN BANDUNG Qjabar — Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menegaskan...

Ini Tanggapan Dari Praktisi Pendidikan Kota Tasikmalaya Tentang PCMD 

Kota Tasikmalaya, Qjabar  -  Disela-sela perayaan Pelepasan MTs Persis...
spot_imgspot_img

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dispora Kabupaten Bandung terus memberikan perhatian terhadap pembinaan atlet dan cabang olahraga (cabor), terutama dalam persiapan menghadapi Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026.

Perhatian tersebut diwujudkan melalui dukungan anggaran pembinaan atlet dan cabor setiap bulannya. Karena itu, para atlet dan pengurus cabor diharapkan mampu memberikan prestasi terbaik dengan target meraih 100 medali emas.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Bandung Dadang Supriatna yang akrab disapa KDS, saat menghadiri kegiatan Pembahasan Persiapan Penyelenggaraan Porprov XV/2026 di Ruang Serbaguna Lantai 3 Dispora Kabupaten Bandung, Selasa (12/5/2026).

“Saya berharap, apapun kondisinya, dari 65 cabor yang atletnya lolos BK dan diberangkatkan untuk berlaga di Porprov mendatang, setiap cabor bisa meraih minimal satu medali emas. Sisanya sekitar 31 medali emas berasal dari cabor yang ditargetkan meraih lebih dari satu emas,” ujar KDS.

KDS juga menargetkan cabor dayung mampu menyumbangkan minimal 15 medali emas bagi Kabupaten Bandung.

“Jangan khawatir, bagi atlet peraih medali akan mendapatkan kadeudeuh, peluang promosi di lingkungan ASN, kesempatan berangkat umroh, hingga peningkatan anggaran pembinaan,” tandasnya.

Menurut KDS, KONI dan pengurus cabor tidak hanya dituntut meraih prestasi, tetapi juga harus tertib dalam administrasi dan pelaporan keuangan.

Baca juga : Olahraga Bersama FORKOPIMDA dan Pemkab Bandung Semarakkan Hari K3 Sedunia 2026

“Jangan sampai masih ada temuan BPK karena pengurus belum melaporkan penggunaan anggaran atau ada pengeluaran tanpa kwitansi. Ke depan harus diperbaiki. Setelah penyusunan SPJ selesai, baru anggaran bisa dicairkan oleh bendahara,” tegasnya.

KDS juga mengungkapkan, kondisi keuangan pemerintah saat ini, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Jawa Barat, tengah mengalami tekanan akibat berkurangnya Transfer ke Daerah (TKD).

“Untuk Kabupaten Bandung saja, pengurangan TKD hampir mencapai Rp1 triliun. Kendati demikian, Pemkab Bandung tetap akan memberikan perhatian maksimal terhadap para atlet, bahkan lebih besar dibanding daerah lain,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Bandung, Yana Suryana, menegaskan kesiapan KONI untuk menjaga amanah dan target yang telah ditetapkan Bupati Bandung.

“Apapun kondisinya, KONI Kabupaten Bandung siap menjaga target 100 medali emas,” tegasnya.

Yana Suryana yang akrab disapa Ustadz Persib menilai, kehadiran KDS di tengah para atlet, pelatih, pengurus cabor dan pengurus KONI menjadi motivasi tersendiri untuk terus berprestasi.

Ia juga menyebutkan, KDS berencana turut hadir dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) agar dapat berdialog langsung dengan para atlet, pelatih dan pengurus cabor.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dispora Kabupaten Bandung, Kepala BKAD Kabupaten Bandung, serta tamu undangan lainnya.

 

(Sumber: Diskominfo Kabupaten Bandung)

 

Reporter : Yun.s

 

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini