BerandaBirokrasiKDS: Program Pentahelix Menumbuhkan Rasa Memiliki Masyarakat Membangun Daerah 

KDS: Program Pentahelix Menumbuhkan Rasa Memiliki Masyarakat Membangun Daerah 

Date:

Berita Terkini

1.088 Warga Binaan Dapat Remisi, KDS Dorong yang Bebas Jadi Warga Mandiri

Kabupaten Bandung Qjabar - Sebanyak 1.088 warga binaan di...

HUT RI Ke-81, KDS: Jadilah Pahlawan Kekinian, Tebar Kebaikan dan Kebermanfaatan

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengajak...

Semangat HUT ke-81 RI, Bupati Tasikmalaya Cecep Tekankan Persatuan sebagai Kekuatan Bangsa

Kabupaten Tasikmalaya, QJabar - Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep...
spot_imgspot_img

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna menyampaikan apresiasi melihat semangat masyarakat dalam pelaksanaan program pentahelix di 12 kecamatan di Kabupaten Bandung. Program pentahelix itu salah satu upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung dalam mengurangi atau meminimalisir potensi banjir yang disebabkan oleh luapan air sungai.

“Setelah TKD (Transfer ke Daerah) kita berkurang, tapi semangat masyarakat dalam melaksanakan program pentahelix sangat luar biasa,” kata Bupati Kang Dadang Supriatna usai melaksanakan Upacara Pengibaran Bendera Sang Merah Putih dan dilanjutkan Rangkaian Karnaval Kemerdekaan dalam rangka Memperingati HUT (Hari Ulang Tahun) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2026 di Lapang dan Plaza Upakarti Pemkab Bandung, Soreang, Senin (17/8/2026).

Bupati KDS, sapaan akrab Bupati Kang Dadang Supriatna menyebutkan partisipasi masyarakat sangat luar biasa itu, di antaranya pada pelaksanaan normalisasi Sungai Cisungalah sepanjang 5 km di wilayah Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung.

“Kemudian Sungai Citarum dan anak-anak sungai. Saya prediksikan hampir 30 km, kalau dikonversikan ke anggaran mungkin mencapai ratusan miliar,” ujar KDS.

Baca juga : HUT RI Ke-81, KDS: Jadilah Pahlawan Kekinian, Tebar Kebaikan dan Kebermanfaatan

“Ini salah satu bentuk rasa syukur saya kepada Allah SWT. Disaat ada program pentahelix, masyarakat ini terbangun semangat gotong royongnya,” katanya.

Menurut Bupati, dalam program pentahelix tersebut, jajaran TNI, Polri maupun Forkopimda Kabupaten Bandung serta unsur yang ada di kewilayahan kompak, sehingga sesulit apapun dalam program pentahelix tersebut bisa dikerjakan dengan baik.

“Walaupun anggaran kita ada sedikit pengurangan atau mencapai kurang lebih Rp1 triliun. Tetapi semangat masyarakat dalam membangun daerah sangat luar biasa,” ujarnya.

KDS juga turut mengungkapkan rasa syukurnya karena ada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Bandung.

“Adanya peningkatan Pendapatan Asli Daerah itu dengan adanya kesadaran dari PHRI, pemilik restoran dan hotel. Tentu ini terbangun rasa kepedulian terhadap daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan, apabila Pemkab Bandung tidak ada pendapatan dari PAD, tidak akan bisa memberikan gaji kepada PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) atau PPPK Paruh Waktu dan termasuk program lainnya.

“Inilah suatu kolaborasi dan inilah hakekat kemerdekaan. Sehingga rasa memiliki, membangun bersama-sama, sehingga manfaatnya dirasakan oleh seluruh warga masyarakat Kabupaten Bandung,” katanya.

KDS mengatakan program pentahelix dengan sasaran pengerjaan normalisasi sungai yang dilaksanakan di Kabupaten Bandung ini untuk mengurangi potensi ancaman banjir. Meski dalam pemeliharaan aliran sungai itu adalah kewenangan BBWS Citarum.

“Kalau bicara saling tuding, itu kewenangan BBWS Citarum. Tapi tidak saat ini. Tentu ini rasa memiliki masyarakat sangat tumbuh dibuktikan dengan program pentahelix bisa sukses antara masyarakat, Forkopimda kompak seluruhnya terus membangun.

 

Reporter : Yun.s

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini