Kabupaten Bandung, Qjabar – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Muda (BM) PAN se-Jawa Barat menggelar Musyawarah Daerah (MUSDA) yang berlangsung selama dua hari, pada 15–16 Mei 2026, bertempat di RM Baso Soni Kutawaringin, Kabupaten Bandung.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi, mempererat silaturahmi antar kader, serta merumuskan langkah strategis BM PAN dalam menghadapi dinamika sosial dan politik ke depan.
MUSDA DPD BM PAN se-Jawa Barat ini dihadiri Ketua DPD PAN Kabupaten Bandung H. Eep Jamaludin Sukmana, S.H., M.H., MPB DPW PAN Jawa Barat Dr. Hj. Thoriqoh Nasrulloh Fitriyah, S.T., M.E., Sy., Ketua BM PAN Kabupaten Bandung Dindin Komarudin, DPW BM PAN Jawa Barat Puspa Dwi Putri, S.Pd., M.Si., Anggota DPRD Kabupaten Bandung H. Tedi Supriadi, S.Pd.I., M.Si., Yadi Supriadi, Hj. Elin Wati, para pengurus, kader, serta anggota BM PAN dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat.
Sejak awal kegiatan, suasana MUSDA berlangsung penuh semangat, kekeluargaan, dan antusiasme tinggi dari seluruh peserta. Para kader yang hadir tampak aktif mengikuti seluruh rangkaian agenda, mulai dari pembukaan, sidang organisasi, pembahasan program kerja, diskusi internal, hingga penyampaian berbagai aspirasi dan masukan demi kemajuan organisasi.
Pelaksanaan MUSDA ini tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga menjadi wadah evaluasi terhadap program-program yang telah berjalan sekaligus menyusun arah kebijakan organisasi ke depan. Melalui forum tersebut, BM PAN Jawa Barat berupaya memperkuat peran organisasi kepemudaan dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua BM PAN Kabupaten Bandung Dindin Komarudin menyampaikan bahwa kader muda PAN harus mampu menjadi motor penggerak perubahan serta hadir di tengah masyarakat dengan membawa semangat kepedulian, kebersamaan, dan pengabdian.
Menurutnya, BM PAN harus terus berkembang menjadi organisasi kepemudaan yang aktif, produktif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, khususnya generasi muda di Jawa Barat.
“Melalui MUSDA ini diharapkan lahir berbagai gagasan baru serta kepengurusan yang mampu membawa organisasi semakin maju, solid, dan lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa BM PAN memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak kader-kader muda yang berkualitas, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu menjadi penerus perjuangan partai di masa mendatang.
“Diharapkan kader-kader Barisan Muda Partai Amanat Nasional bisa menjadi kader terbaik sebagai anggota dewan, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat bahkan menjadi seorang bupati,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPD PAN Kabupaten Bandung H. Eep Jamaludin Sukmana menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para kader muda BM PAN yang terus aktif membangun organisasi dan menjaga soliditas antar anggota.
Baca juga : Pemkab Bandung Dukung Penuh Kadin, KDS Ingin Dunia Usaha Makin Berkembang
Menurutnya, keberadaan BM PAN memiliki peran strategis dalam memperkuat regenerasi kepemimpinan di tubuh PAN, sekaligus menjadi wadah pembinaan generasi muda agar memiliki kemampuan organisasi, kepedulian sosial, dan kesiapan menghadapi tantangan politik di masa depan.
“Kader muda harus memiliki keberanian, semangat juang, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman. Organisasi ini harus menjadi tempat lahirnya pemimpin-pemimpin masa depan yang amanah dan dekat dengan rakyat,” katanya.
Selain membahas program kerja organisasi, forum MUSDA juga menjadi ruang diskusi mengenai penguatan komunikasi antar daerah, peningkatan kualitas sumber daya manusia kader, serta strategi memperluas peran organisasi di tengah masyarakat.
Berbagai isu kepemudaan, sosial, dan pembangunan daerah turut menjadi pembahasan dalam forum tersebut. Para peserta berharap BM PAN dapat terus hadir sebagai organisasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.
Di sela kegiatan, para peserta juga memanfaatkan momentum MUSDA sebagai ajang mempererat silaturahmi dan membangun sinergi antar kader dari berbagai daerah di Jawa Barat. Kehangatan dan kebersamaan terlihat dalam setiap sesi kegiatan, mencerminkan kuatnya solidaritas di tubuh BM PAN.
Selain itu, MUSDA juga menjadi sarana pembinaan kader agar lebih aktif dalam kegiatan sosial, kepemudaan, pendidikan politik, dan pembangunan daerah. Para peserta didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan organisasi, serta menjaga kekompakan demi menghadapi tantangan sosial dan politik yang semakin dinamis.
Melalui kegiatan ini, BM PAN Jawa Barat berharap dapat memperkuat sinergi antar daerah sekaligus mencetak generasi muda yang mampu menjadi pemimpin masa depan dan membawa aspirasi masyarakat dengan baik.
Para peserta pun berharap hasil MUSDA kali ini mampu melahirkan keputusan-keputusan terbaik demi kemajuan organisasi, memperkuat soliditas kader, serta meningkatkan eksistensi BM PAN di seluruh wilayah Jawa Barat.
Kegiatan MUSDA DPD BM PAN se-Jawa Barat ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antar peserta sebagai simbol kebersamaan, persatuan, dan komitmen seluruh kader untuk terus menjaga solidaritas organisasi serta memperjuangkan kepentingan masyarakat ke depan.
Reporter : Yun.s





