Kota Tasik, Qjabar – Hal tersebut di katakan oleh Viman Walikota Tasikmalaya setelah memberikan sambutan dan membuka secara resmi Musrenbang RKPD Ketahan Pangan Kota Tasikmalaya di Aula Bappeda Kota Tasikmalaya pada Selasa 24 Februari 2026.
Lebih lanjut dia mengatakan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah ini kondisi pangan di Kota Tasikmalaya Fluktuasi terkendali, dan tadi ke depan di 2027 perencanaannya bisa menjawab Pemerintah Pusat dengan pembinaan di tiap-tiap Kecamatan diharapkan bisa mensuplai Dapur-dapur MBG di Kota Tasikmalaya .
Dan bagaimana Kota Tasikmalaya ini untuk menjawab pertanyaan dari Pusat dan menjadi kontributor Pangan Indonesia di Pusat.
Baca juga : Kabupaten Tasikmalaya Buka Pendaftaran Program Pemagangan ke Jepang 2026 Bekerja Sama dengan IM Japan
Didalam Perencanaan harus terukur dan kemudian harus berdampak. Kita membuat di masing-masing Kecamatan itu sesuai dengan potensinya sebagai contoh Bungursari dengan potensi ikannya mereka harus bisa memproduksi ikan yang baik di Bungursari.
Dengan cara benihnya kita support, Gapoktannya kita tingkatkan , kemudian infrastrukturnya kita tingkatkan.
Lalu kemudian untuk mendukung geliat ekonomi perikanan, masih menurut Walikota kalau berbicara masalah infrastruktur berarti harus dilakukan perhatian terhadap irigasi.
Kemudian di Kecamatan Mangkubumi diharapkan dapat tercapai swasembada beras dan juga akan didorong oleh benihnya, pembinaan petaninya dan tak lupa juga untuk perbaikan irigasi baik dari Kota, Provinsi dan Pusat untuk mengoptimalisasi Program MBG ini karena kurang lebih 300 milyar anggaran yang digelontorkan dari Pusat melalui MBG ini harus bermanfaat bagi warga Tasikmalaya.
Disinggung masalah jumlah petani Viman mengatakan ada beberapa yang telah menjadi supplier bagi dapur MBG tetapi menurut pantauan tim Kota belum optimal.
Contoh KWT Cihideung bisa menyuplai ke Dapur MBG dan mudah-mudahan ke depannya bisa di tingkatkan lagi.
Dengan hadirnya Koordinator MBG dari Badan Gizi Nasional (BGN) diharapkan selain harus berdampak ke kesehatannya stuntingnya dan juga harus bermanfaat terhadap pertumbuhan ekonomi.
Reporter : Irfan









