BerandaPendidikanPondok Pesantren Nurul Hasna Hidayatullah Kota Bandung Gelar Pelatihan Pembuatan Deterjen Cair...

Pondok Pesantren Nurul Hasna Hidayatullah Kota Bandung Gelar Pelatihan Pembuatan Deterjen Cair untuk Santriwati

Date:

Berita Terkini

Dadang Ilyas: Pengurus PPDI Harus Solid dan Siap Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Kabupaten Bandung, Qjabar – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI)...

Bupati Tasikmalaya Hadiri Pelantikan dan Musyawarah Kerja FPP, Dorong Penguatan Peran Pesantren

Kabupaten Tasikmalaya, QJabar – Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin...

Bupati Cecep dan Wabup Asep Hadiri Kirab Budaya Mahkota Binokasih di Tasikmalaya

Kabupaten Tasikmalaya, QJabar – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali menunjukkan...

Bupati Tasikmalaya Hadiri Pelantikan Pengurus DPC IPeKB Kabupaten Tasikmalaya

Kabupaten Tasikmalaya, QJabar – Cecep Nurul Yakin menghadiri kegiatan...

Bupati Tasikmalaya Buka Training Center MTQH Jabar 2026, Targetkan Tasik Jadi Kabupaten Qur’an

Kabupaten Tasikmalaya, QJabar – Bupati Kabupaten Tasikmalaya Dr. H....
spot_imgspot_img

Bandung Qjabar – Pondok Pesantren Nurul Hasna kembali mengadakan pelatihan praktis bagi para santriwati, kali ini fokus pada pembuatan deterjen cair. Acara ini bertujuan membekali santri dengan keterampilan yang berguna untuk kebutuhan sehari-hari dan membuka peluang usaha.

Baca juga : BMH Cirebon dan Pesantren Masyarakat Cibuntu Kuningan Teken MoU Sinergi Program Kebaikan untuk Penguatan Pemberdayaan

Dalam pelatihan, para santri diajarkan cara membuat deterjen cair dari bahan-bahan sederhana dan ramah lingkungan. Mereka belajar proses pembuatan, mulai dari pencampuran bahan kimia hingga pengpengemasan produk jadi.

“Saya sangat senang bisa belajar membuat deterjen cair. Ini sangat berguna untuk kebutuhan rumah tangga dan bisa jadi ide bisnis,” kata salah satu santriwati.

Baca juga : Kabupaten Bandung Raih Paritrana Award 2025

Pembimbing pelatihan, Ibu Hj. Wini Mandalalia, menjelaskan bahwa pembuatan deterjen cair dapat menjadi alternatif ekonomis dan ramah lingkungan. “Dengan keterampilan ini, santriwati bisa membuat produk sendiri dan mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya,” ujarnya.

Pelatihan ini merupakan bagian dari program Pondok Pesantren Nurul Hasna untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian santriwati.

 

 

Reporter : A Juhana

 

 

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini