BerandaEkonomi & BisnisMusda I AMDATARA Sukses Digelar, Perkuat Sinergi Industri Air Minum Kemasan dengan...

Musda I AMDATARA Sukses Digelar, Perkuat Sinergi Industri Air Minum Kemasan dengan Pemerintah

Date:

Berita Terkini

80 Persen Pembangunan KDMP Desa Wangunsari Rampung, Jadi Ajang Mempererat Persaudaraan Warga

Tasikselatan, QJabar — Pembangunan KDMP di Desa Wangunsari, Kecamatan...

Pemkab Bandung Kecam Penahanan Jurnalis Asal Cicalengka oleh Israel

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan...

GIBAS Kota Tasikmalaya Kembali Melantik Sektor Tamansari Untuk Periode 2026-2030

Kota Tasikmalaya, Qjabar  - Bertempat di Rumah Makan Saung...

Pemkab Bandung Sambut Penetapan Jawa Barat sebagai Fokus Baru Program UNICEF

Kabupaten Bandung Qjabar - Pemerintah Kabupaten Bandung menyatakan siap...

Kreatif dan Edukatif, DWP Kabupaten Bandung Gelar Lomba Melukis Tong Sampah Organik

KABUPATEN BANDUNG Qjabar — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten...
spot_imgspot_img

Kabupaten Bandung Qjabar – Musyawarah Daerah (Musda) I Perkumpulan Pengusaha Air Minuman Dalam Kemasan Nusantara (AMDATARA) untuk wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten berlangsung sukses dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Kegiatan yang menjadi Musda pertama AMDATARA di tiga provinsi tersebut dinilai berjalan lancar dengan tingkat keberhasilan mencapai lebih dari 90 persen.

Ketua Panitia Musda I AMDATARA, Anda Juanda, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan kegiatan yang dihadiri pelaku usaha air minum dalam kemasan (AMDK), instansi pemerintah, serta para mitra industri pendukung.

Baca juga : Pemkab Bandung Kecam Penahanan Jurnalis Asal Cicalengka oleh Israel

“Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar. Ini merupakan Musda pertama AMDATARA untuk wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.

Menurut saya, pelaksanaannya sukses lebih dari 90 persen. Kehadiran anggota sangat baik dan apresiasi dari perusahaan-perusahaan air minum kemasan yang ada di tiga wilayah tersebut juga sangat positif,” ujarnya.

Musda tersebut turut dihadiri sejumlah perwakilan instansi pemerintah, di antaranya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kementerian Perindustrian, Balai Besar Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri Selulosa (BBSPJIS) terkait Standar Nasional Indonesia (SNI), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut dinilai menjadi bukti kuat terjalinnya hubungan yang baik antara pemerintah dan pelaku industri AMDK.

Menurut Anda Juanda, dukungan dari berbagai instansi tersebut menjadi indikator positif bahwa sinergi antara pemerintah dan asosiasi industri dapat terus diperkuat guna menghadapi tantangan regulasi dan meningkatkan daya saing perusahaan di masa mendatang.

“Ini menjadi tolak ukur bahwa sinergitas antara pemerintah dengan asosiasi kami cukup baik. Mudah-mudahan ke depan AMDATARA dapat terus bekerja sama dengan seluruh dinas terkait untuk memaksimalkan kemampuan perusahaan agar semakin kompetitif.

Apalagi saat ini banyak regulasi yang terus mengalami perubahan, sehingga diperlukan ruang kolaborasi yang efektif antara pemerintah dan pelaku usaha,” katanya.

Musda I AMDATARA juga menunjukkan tingginya antusiasme para pelaku industri. Tercatat sekitar 70 perusahaan anggota hadir dalam kegiatan tersebut dengan jumlah peserta yang tercatat dalam daftar hadir mencapai lebih dari 150 orang.

Selain itu, acara mendapat dukungan dari delapan perusahaan sponsor yang bergerak di berbagai sektor pendukung industri AMDK, mulai dari penyedia mesin produksi, utilitas, hingga media dan jasa pendukung lainnya.

Dalam agenda utama Musda, dilakukan pengukuhan kepengurusan AMDATARA periode 2026–2031 untuk wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten. Sebelumnya, proses pemilihan pengurus telah dilaksanakan sekitar enam bulan lalu dan pada kesempatan ini dilakukan pengesahan serta pelantikan secara resmi.

Berdasarkan hasil Musda, Zainal Abidin dari PT Tirta Investama dipercaya sebagai Ketua AMDATARA wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.

Sementara posisi Wakil Ketua diemban oleh Arianto dari PT ATM Cirebon.

Adapun jabatan Sekretaris Jenderal dipercayakan kepada Anda Juanda dari PT Tirta Grasia Sementara Mandiri, sedangkan posisi Bendahara dijabat oleh Okis Setiawan dari PT Patisan.

Kepengurusan yang baru dikukuhkan tersebut diharapkan mampu menjadi wadah yang kuat bagi perusahaan-perusahaan AMDK dalam menghadapi berbagai tantangan industri, meningkatkan kualitas produk, memenuhi standar regulasi, serta memperluas kolaborasi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan lainnya.

Melalui Musda I ini, AMDATARA menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pertumbuhan industri air minum dalam kemasan yang sehat, berdaya saing, dan berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi nasional, khususnya di wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.

 

Reporter : Yun.s

 

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini