BerandaDaerah80 Persen Pembangunan KDMP Desa Wangunsari Rampung, Jadi Ajang Mempererat Persaudaraan Warga

80 Persen Pembangunan KDMP Desa Wangunsari Rampung, Jadi Ajang Mempererat Persaudaraan Warga

Date:

Berita Terkini

Musda I AMDATARA Sukses Digelar, Perkuat Sinergi Industri Air Minum Kemasan dengan Pemerintah

Kabupaten Bandung Qjabar – Musyawarah Daerah (Musda) I Perkumpulan...

Pemkab Bandung Kecam Penahanan Jurnalis Asal Cicalengka oleh Israel

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Bupati Bandung Dadang Supriatna menyampaikan...

GIBAS Kota Tasikmalaya Kembali Melantik Sektor Tamansari Untuk Periode 2026-2030

Kota Tasikmalaya, Qjabar  - Bertempat di Rumah Makan Saung...

Pemkab Bandung Sambut Penetapan Jawa Barat sebagai Fokus Baru Program UNICEF

Kabupaten Bandung Qjabar - Pemerintah Kabupaten Bandung menyatakan siap...

Kreatif dan Edukatif, DWP Kabupaten Bandung Gelar Lomba Melukis Tong Sampah Organik

KABUPATEN BANDUNG Qjabar — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten...
spot_imgspot_img

Tasikselatan, QJabar — Pembangunan KDMP di Desa Wangunsari, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, kini telah mencapai sekitar 80 persen. Bangunan yang berdiri megah di Kampung Jati, tidak jauh dari kantor desa tersebut, diperkirakan segera rampung dalam waktu dekat.

Proses pembangunan berjalan lancar berkat kerja sama lintas sektoral dan dukungan penuh masyarakat setempat. Semangat gotong royong yang masih kuat di tengah warga menjadi salah satu faktor utama kelancaran pembangunan tanpa hambatan berarti.

Hendrik, salah seorang pekerja yang ditemui QJabar di lokasi pembangunan pada Kamis (21/5/2026), mengatakan bahwa seluruh pekerja yang terlibat merupakan warga asli Desa Wangunsari. Menurutnya, kondisi tersebut membuat suasana kerja terasa lebih nyaman dan penuh kekeluargaan.

Baca juga:Bupati Tasikmalaya Rotasi dan Mutasi 41 Pejabat, Cecep: Hindari Kejenuhan dan Tingkatkan Kinerja ASN

“Alhamdulillah pembangunan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Semua pekerja berasal dari desa yang sama, jadi komunikasi dan kerja samanya sangat baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, budaya gotong royong yang masih kental di Desa Wangunsari menjadi kekuatan tersendiri dalam proses pembangunan KDMP tersebut. Selain memberikan nilai ekonomi bagi keluarga para pekerja, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga.

“Di sini ada sekitar 12 pekerja dan semuanya warga Wangunsari. Selain mencari nafkah, kami juga jadi lebih akrab dan solid. Suasana kerjanya terasa seperti keluarga sendiri,” tuturnya.

Baca juga:Kopi Bunar Tasikmalaya Tembus Pasar Jepang, Wabup Asep Sopari Apresiasi Perjuangan Warga Pagerageung

Hal senada disampaikan Miftah, pekerja lainnya yang mengaku senang dapat terlibat dalam pembangunan tersebut. Menurutnya, pekerjaan ini bukan hanya soal penghasilan, namun juga menjadi momentum memperkuat persaudaraan di lingkungan masyarakat.

“Ini menjadi hal yang menyenangkan. Selain bekerja untuk kebutuhan keluarga, kami juga bisa mempererat persaudaraan antar warga,” jelasnya.

Dari pantauan di lokasi, para pekerja terlihat menikmati setiap proses pekerjaan yang dilakukan. Semangat kebersamaan dan antusiasme warga menjadi gambaran nyata dukungan masyarakat terhadap program pemerintah yang dinilai akan memberikan manfaat besar bagi desa ke depannya.(Dnhf/Yoyo)

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini