Kota Tasik, Q Jabar – Kondisi tiang PLN dan tiang telepon yang miring ekstrem ke arah atap rumah warga di Jalan Pagaden, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, memicu kritik pedas. Pembiaran yang diduga sudah berlangsung lama ini dinilai sebagai bentuk kelalaian pelayanan publik.
Ketua Transparansi Publik Institut (TPI), Fikri Zulfikar, menyayangkan sikap pasif Pemerintah Kota Tasikmalaya dan pihak PLN dalam mengawasi aset utilitas di lapangan.
“Ini bentuk kelalaian nyata. Tiang miring mengarah ke rumah warga, tapi kenapa dibiarkan tanpa tindakan? Jangan tunggu ada atap rumah hancur atau korban jiwa baru saling tuduh. Pemkot dan PLN harus segera turun tangan,” tegas Fikri Zulfikar, Rabu (27/5).
Pantauan di lokasi menunjukkan tiang besi telepon condong secara signifikan akibat beban untaian kabel, sehingga ikut menarik tiang beton PLN di dekatnya ke arah bangunan pemukiman. Warga sekitar mengaku was-was, terutama saat wilayah Kawalu diguyur hujan deras disertai angin kencang.
Hingga berita ini diturunkan, pihak redaksi masih berupaya meminta klarifikasi dari Pemkot Tasikmalaya dan manajemen PLN terkait langkah penanganan di Jalan Pagaden.
Reporter: A RA





