Kabupaten Bandung, Qjabar – Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-32 yang diperingati setiap 29 Juni, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bandung mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat ketahanan keluarga melalui peningkatan peran ayah dalam kehidupan rumah tangga. Mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, peringatan Harganas tahun 2026 menjadi momentum penting untuk mengingatkan bahwa kehadiran ayah bukan hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendidik, pelindung, dan teladan bagi anak-anak dalam keluarga.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bandung, Wahyudin, S.T., M.E., bersama istri menyampaikan ucapan selamat Hari Keluarga Nasional kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bandung. Dalam pesannya, ia mengajak seluruh keluarga menjadikan Harganas sebagai refleksi bersama untuk memperkuat ikatan keluarga, membangun keharmonisan rumah tangga, serta menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan penuh kasih sayang bagi tumbuh kembang anak.
Menurut Wahyudin, keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter dan kualitas sumber daya manusia. Oleh karena itu, peran setiap anggota keluarga, khususnya ayah dan ibu, sangat menentukan masa depan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
“Hari Keluarga Nasional bukan hanya sebuah peringatan tahunan, tetapi menjadi pengingat bahwa keluarga adalah sekolah pertama bagi setiap anak. Dari keluarga lahir nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, serta kepedulian sosial yang akan menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Tema “Ayah Wajib Hadir” mengandung makna bahwa sosok ayah harus hadir secara utuh, baik secara fisik maupun emosional. Kehadiran ayah dalam mendampingi tumbuh kembang anak terbukti memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter, kepercayaan diri, serta kesehatan mental anak. Peran tersebut meliputi memberikan kasih sayang, membimbing pendidikan, menjadi pendengar yang baik, hingga memberikan teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Disperkimtan Kabupaten Bandung juga menegaskan komitmennya untuk mendukung berbagai program pemerintah daerah dalam mewujudkan keluarga yang tangguh dan berkualitas. Melalui sinergi bersama berbagai perangkat daerah, TP PKK, tenaga kesehatan, kader keluarga, serta pemerintah desa dan kecamatan, berbagai program terus didorong untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mempercepat penurunan angka stunting, memperkuat kesehatan ibu dan anak, serta menciptakan lingkungan permukiman yang layak huni sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan keluarga.
Momentum Harganas ke-32 juga menjadi ajakan bagi seluruh masyarakat agar menjadikan keluarga sebagai tempat pertama dalam menanamkan nilai-nilai agama, moral, gotong royong, kepedulian, dan cinta tanah air. Keluarga yang harmonis dan berkualitas diyakini akan melahirkan generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, serta mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Melalui semangat “Bandung Lebih Bedas”, Disperkimtan Kabupaten Bandung berharap seluruh elemen masyarakat semakin menyadari pentingnya membangun keluarga yang kuat sebagai pondasi pembangunan daerah. Dengan keterlibatan aktif kedua orang tua, terutama kehadiran ayah dalam setiap fase kehidupan anak, diharapkan akan lahir generasi emas yang mampu membawa Kabupaten Bandung menjadi daerah yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-32 menjadi pengingat bahwa pembangunan bangsa dimulai dari lingkungan keluarga. Oleh karena itu, setiap keluarga diharapkan terus menjaga keharmonisan, memperkuat komunikasi, saling mendukung, serta menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan keluarga Indonesia yang berkualitas, mandiri, dan berketahanan.
Reporter : Yun.s





