BerandaRagam BeritaKepala Desa Margahayu Tengah Harap Keterwakilan Perempuan di BPD Perkuat Pembangunan Desa

Kepala Desa Margahayu Tengah Harap Keterwakilan Perempuan di BPD Perkuat Pembangunan Desa

Date:

Berita Terkini

Siapa Sebenarnya Tuan Rumah KDMP? TNI, Agrinas, atau Kemenkop? Transparansi Anggaran Rp1,6 Miliar Dipertanyakan.

Catatan, Dr. Suriyanto.Pd.,SH.,MH.,Mkn Jakarta, QJabar - Maraknya isu miring di...

Gebrakan Ekonomi Kreatif Tasikmalaya: Olahan Jahe Merah & Kunyit Instan Siap Cetak Juragan Herbal Baru!

TASIKMALAYA, Qjabar — Langkah konkrit mendorong kemandirian ekonomi warga...

KDS Sentil Pengembang dan Konsultan: Jangan Salahkah Pemda soal Perizinan

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Bupati Bandung, Dadang Supriatna mendorong...
spot_imgspot_img

Kabupaten Bandung, Qjabar – Kepala Desa Margahayu Tengah, Drs. Asep Zaenal Mahmud, menyampaikan harapannya agar keterwakilan perempuan dalam Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mampu memberikan kontribusi positif bagi peningkatan kualitas pemerintahan, kemasyarakatan, dan pembangunan di Desa Margahayu Tengah.

Ia menjelaskan bahwa pemilihan anggota BPD Desa Margahayu Tengah dilaksanakan secara serentak selama dua hari. Hari pertama difokuskan pada pemilihan keterwakilan perempuan sebagai bagian dari mekanisme pengisian keanggotaan BPD.

Baca juga : Kepala Disperkimtan Kabupaten Bandung Pimpin Rapat Koordinasi Internal, Perkuat Sinergi dan Optimalkan Kinerja Organisasi

Menurut Asep Zaenal Mahmud, Desa Margahayu Tengah memiliki tiga dusun dengan jumlah anggota BPD sebanyak sembilan orang. Setiap dusun diwakili oleh tiga anggota BPD, termasuk satu kursi yang secara khusus diperuntukkan bagi perempuan, Sabtu 25 Juli 2026.

“Alhamdulillah, dari seluruh dusun muncul calon-calon perempuan yang kami nilai memiliki kualitas yang baik. Mudah-mudahan mereka dapat menjadi kekuatan baru bagi BPD dalam meningkatkan kualitas pemerintahan desa, pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung pembangunan di Desa Margahayu Tengah,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya para pemilih, agar menggunakan hak pilih secara objektif dan tidak hanya mempertimbangkan kedekatan wilayah atau asal Rukun Warga (RW).

“Kami berharap para pemilih tidak bersikap ego sektoral. Memang setiap calon berasal dari RW yang berbeda, tetapi yang dipilih adalah wakil untuk satu wilayah dusun, bukan hanya mewakili RW tertentu. Karena itu, masyarakat hendaknya melihat visi dan misi calon, rekam jejak, pengalaman organisasi, serta latar belakang pendidikannya,” jelasnya.

Sebagai bagian dari proses pemilihan yang demokratis dan transparan, panitia memberikan kesempatan kepada setiap calon untuk memperkenalkan diri selama lima menit. Dalam kesempatan tersebut, para calon memaparkan pengalaman organisasi, latar belakang, serta visi dan misi sebagai bekal bagi pemilih dalam menentukan pilihan.

Melalui proses pemilihan yang terbuka dan partisipatif ini, Pemerintah Desa Margahayu Tengah berharap akan lahir anggota BPD yang berkualitas, representatif, dan mampu menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, serta menyalurkan aspirasi masyarakat demi kemajuan desa.

 

Reporter : Yun.s

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini