Kota Tasikmalaya Qjabar – Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan salah satu negara dunia yang memiliki banyak sekali budaya dan etnis. Mereka disatukan dalam bingkai NKRI yang berazaskan Pancasila dan UUD 1945 sebagai pedoman dalam hidup bermasyarakat.
Perpindahan antara satu wilayah dengan wilayah lainnya membuat beberapa etnis menjadi berbaur dan menjadikan wilayah yang mereka tempati menjadi satu tempat untuk menciptakan komunitas sendiri.
Baca juga : Rotasi 30 Pejabat Pemkab Tasikmalaya, Dua Dinas Strategis Masih Tanpa Kepala Definitif
Tak terkecuali dengan Kota Tasikmalaya. Kota yang memiliki banyak sebutan ini tak jarang menjadi tujuan untuk bertempat tinggal entah itu karena usaha ataupun karena tugas.
Bertempat di Hotel Horison pada beberapa waktu lalu berlangsung acara Rapat Kerja dan Pelantikan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Tasikmalaya.
Hadir pada kesempatan tersebut Walikota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan ST MBA, Kepala Badan Kesbangpol Kota Tasikmalaya Drs Ade Hendar MM Ketua FPK Kota Tasikmalaya Syahrial Okto, serta para Pengurus FPK Kota Tasikmalaya Periode 2025-2030.
Baca juga : Reses H Oleh Soleh Diikuti Oleh Ustad dan Ustadzah Kota Tasikmalaya
Dalam wawancaranya Walikota mengatakan diharapkan seluruh etnis yang ada di Kota Tasikmalaya ini bisa berbaur dengan menjaga toleransi dan bagaimana kita mempertahankan identitas Tasikmalayanya, dan yang pasti Kota Tasikmalaya bisa melangkah dengan adanya kerukunan, kebersamaan berbagai komunitas dan salah satu diantaranya ada di Forum Pembauran Kebangsaan.
Lebih lanjut dia mengatakan dari dulu Kota Tasikmalaya ini merupakan Kota yang toleran, saya dari kecil besar di Padayungan Jl Perintis Kemerdekaan yang mana lingkungannya multi etnis, dan saya sendiri merasakan bahwa Kota Tasikmalaya ini merupakan Kota yang toleran.
Kita semua harus jaga jangan sampai citra intoleran tercipta di Kota Tasikmalaya karena salahsatu oknum ataupun yang membuat Kota Tasikmalaya ini menjadi intoleran. Karena pertumbuhan ekonomi, pertumbuhan investor semuanya tidak akan tercipta tanpa adanya kerukunan para etnis yang ada di Kota Tasikmalaya.
Reporter : Irfan









