Musda DPD PAN Kota Tasikmalaya, Perjuangan Perempuan Jangan Dilupakan!

Kota Tasik Qjabar – Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional Kota Tasikmalaya menjadi panggung penting konsolidasi internal sekaligus refleksi arah perjuangan politik PAN ke depan. Lebih dari sekadar agenda struktural, Musda kali ini menguatkan pesan bahwa peran dan perjuangan perempuan tidak boleh terpinggirkan.

Isu tersebut mengemuka setelah Ketua DPD Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Kota Tasikmalaya, Hj. Euis Sri Junita, S.Sos, secara terbuka menyuarakan pentingnya keberlanjutan keterlibatan perempuan dalam struktur dan proses pengambilan keputusan partai.

Menurut Hj. Euis, dinamika kepengurusan sejak periode sebelumnya sekitar tahun 2021 menunjukkan bahwa perubahan komposisi formatur tidak boleh menghilangkan ruang representasi perempuan. Ia menegaskan, perjuangan politik perempuan PAN selama ini bukan sekadar simbol, melainkan kerja nyata yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Baca juga:Rakerda PKS Kota Tasikmalaya Teguhkan Politik Pelayanan dan Gagasan Nyata

“Pergerakan dan perjuangan perempuan jangan sampai dilupakan. Kalau pergerakan perempuan dilupakan, perjuangan politik tidak akan berjalan utuh,” tegasnya.

Hj. Euis juga menekankan bahwa dirinya tidak memiliki ambisi pribadi untuk menduduki jabatan ketua. Baginya, yang jauh lebih penting adalah pengakuan, apresiasi, dan ruang kolaborasi bagi gerakan perempuan agar tetap menjadi kekuatan moral dan sosial dalam politik PAN.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD PAN Kota Tasikmalaya Hendro menegaskan bahwa Musda merupakan ruang musyawarah terbuka bagi seluruh kader. Ia memastikan bahwa PAN berkomitmen menjaga semangat inklusivitas dan mendorong peran strategis perempuan dalam tubuh partai.
“PAN tidak bisa berjalan sendiri. Kekuatan partai justru lahir dari kolaborasi, termasuk kontribusi besar perempuan dalam kerja politik, sosial, dan kemasyarakatan,” ujar Hendro.

Baca juga:750 Pelajar Guncang GOR Dadaha! Walikota Cup 2025 Jadi Panggung Kebangkitan Silat Perisai Diri Tasikmalaya

Ia menambahkan, ke depan PAN Kota Tasikmalaya akan terus mendorong sinergi lintas bidang agar perjuangan politik partai semakin membumi dan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Musda PAN Kota Tasikmalaya pun menjadi penanda bahwa konsolidasi organisasi tidak hanya soal struktur, tetapi juga tentang keadilan peran, pengakuan perjuangan, dan masa depan politik yang lebih inklusif.(Andri)

Nasional

Kenang Jasa Ulama, Ribuan Santri Tasikmalaya Bawa Foto Pendiri Pesantren saat Kirab HSN

Kab. Tasikmalaya, QJabar — Ribuan santri dari berbagai pondok...

HUT ke-62 Golkar, DPD Kota Tasikmalaya Gelar Upacara Penghormatan di TMP

Kota Tasikmalaya Qjabar – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan...

Wamendagri Bima Arya: KDKMP Bukan Toko Ritel, Melainkan Infrastruktur Pemerintah untuk Penyaluran Barang Subsidi

Kabupaten Bandung Qjabar - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri)...

Mendagri Minta Pemda Perkuat Peran Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik

Jakarta Qjabar – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito...

Karang Taruna Kabupaten Bandung Bahas Permensos Nomor 9 Tahun 2025 dan Refleksi 66 Tahun

Kabupaten Bandung Qjabar – Karang Taruna Kabupaten Bandung menggelar...

Ragam Berita

Berita Terbaru

Popular Categories

Birokrasi