Home / Daerah / KNPI Tasikmalaya Gelar Rakor, Matangkan Persiapan Musda 2026

KNPI Tasikmalaya Gelar Rakor, Matangkan Persiapan Musda 2026

Kabupaten Tasikmalaya, QJabar – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tasikmalaya menggelar rapat koordinasi (rakor) sekaligus buka bersama pada Rabu, 18 Maret 2026. Agenda ini menjadi titik awal penting dalam mempersiapkan Musyawarah Daerah (Musda) KNPI yang dijadwalkan berlangsung setelah Hari Raya Idulfitri.

Rakor yang dihadiri jajaran pengurus DPD serta para ketua Pengurus Kecamatan (PK) se-Kabupaten Tasikmalaya itu tidak hanya membahas teknis pembentukan panitia pelaksana, tetapi juga menjadi ajang konsolidasi internal organisasi. Sekretaris DPD KNPI Kabupaten Tasikmalaya, Haerudin Kalyubi, menegaskan bahwa pihaknya kini memasuki fase persiapan Musda. “Kemarin sudah dilakukan pembentukan panitia, dan hari ini melalui rakor ini kita mematangkan hal tersebut,” ujarnya.

Haerudin menambahkan, tahapan Musda direncanakan mulai berjalan setelah Idulfitri atau bulan Syawal. Namun penetapan jadwal resmi masih menunggu koordinasi dengan KNPI Jawa Barat. “Untuk tanggal belum kita tetapkan. Nanti akan kita konsultasikan terlebih dahulu ke Jawa Barat. Namun kami menargetkan pelaksanaan Musda dapat digelar pada bulan April,” jelasnya.

Angle Analitis

Musda KNPI bukan sekadar forum pergantian kepengurusan, melainkan momentum strategis untuk merumuskan arah gerakan pemuda di daerah. Dalam konteks Kabupaten Tasikmalaya, sejumlah isu krusial diperkirakan akan menjadi sorotan:

– Lapangan kerja dan ekonomi lokal: Tingkat pengangguran pemuda masih menjadi tantangan. Musda berpotensi melahirkan program pemberdayaan ekonomi kreatif dan wirausaha muda.

– Pendidikan dan kualitas SDM: Akses pendidikan tinggi serta pelatihan vokasi menjadi kebutuhan mendesak agar pemuda mampu bersaing di era digital.

– Digitalisasi dan teknologi: Generasi muda Tasikmalaya menghadapi tuntutan adaptasi terhadap perkembangan teknologi. KNPI diharapkan merumuskan strategi untuk meningkatkan literasi digital.

– Peran sosial dan kebangsaan: Konsolidasi organisasi juga diarahkan untuk memperkuat peran pemuda dalam menjaga persatuan, terutama di tengah dinamika politik dan sosial menjelang tahun-tahun strategis ke depan.

Dengan waktu persiapan sekitar satu bulan, KNPI Kabupaten Tasikmalaya optimistis seluruh tahapan Musda dapat berjalan lancar. Rakor yang digelar menjadi fondasi penting untuk memastikan kesiapan struktur organisasi sekaligus menyatukan visi dalam menghadapi tantangan pemuda di daerah.

Musda mendatang diharapkan tidak hanya menghasilkan kepengurusan baru, tetapi juga melahirkan gagasan segar yang relevan dengan kebutuhan generasi muda Tasikmalaya, sehingga KNPI mampu tampil sebagai motor penggerak perubahan sosial dan pembangunan daerah. (day)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *