BerandaRagam BeritaRd.Hj Wulansari.SH : Peduli Sesama, Alumni SMP NESAC Angkatan 89 Inisiasi Donor...

Rd.Hj Wulansari.SH : Peduli Sesama, Alumni SMP NESAC Angkatan 89 Inisiasi Donor Darah Untuk Penderita Thalasemia 

Date:

Berita Terkini

Jembatan Merah Putih Desa Pemekaran Diresmikan, Permudah Mobilitas Warga Dua Desa

Kabupaten Bandung, Qjabar – Jembatan Merah Putih yang menghubungkan...

Dies Natalis ke-59 SMP NESAC Diwarnai Aksi Donor Darah di Ciparay

Kabupaten Bandung, Qjabar.com – Dalam rangka memperingati Dies Natalis...

Kwartir Ranting Kutawaringin Sukses Gelar Upacara Hari Pramuka ke-65, Dukung Jambore Nasional 2026

Kabupaten Bandung, Qjabar – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka...

94 OKP dan PK KNPI Se-Kabandung Terima Kartu BPJS Ketenagakerjaan dari Bupati KDS

KAB BANDUNG Qjabar – Bupati Bandung Dadang Supriatna atau...
spot_imgspot_img

KABUPATEN BANDUNG Qjabar — Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Alumni SMP NESAC Angkatan 1989 melalui kegiatan sosial donor darah. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian para alumni terhadap masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan bantuan dan dukungan kemanusiaan.

Kegiatan donor darah ini diinisiasi oleh para alumni angkatan 1989 sebagai langkah awal untuk menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang dapat memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat umum.

Rd. Hj Ratna Wulansari. SH pangilan akrabnya Wulansari yang salah satu perwakilan Alumni SMP NESAC Angkatan 1989, yang juga merupakan ketua koordinator Alumni mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan karena para alumni melihat masih banyak masyarakat di sekitar mereka yang membutuhkan perhatian dan bantuan, terutama mereka yang sedang menjalani perawatan atau menjadi pasien dan membutuhkan dukungan.

“Sebagai alumni SMP NESAC 89, kami ingin mengarahkan kegiatan alumni kepada hal-hal yang bisa diterima dan bermanfaat bagi masyarakat umum. Karena itu, bersama pengurus dan rekan-rekan alumni 89, kami memutuskan untuk melaksanakan kegiatan donor darah ini,” ujar Wulansari. Sabtu 15 Agustus 2026.

Menurutnya, donor darah dipilih sebagai salah satu bentuk kegiatan sosial karena manfaatnya sangat nyata. Setetes darah yang disumbangkan dapat menjadi bagian penting dalam membantu menyelamatkan kehidupan orang lain yang membutuhkan.

Ia menambahkan, kegiatan sosial tersebut bukanlah akhir dari gerakan kepedulian para alumni. Ke depan, masih banyak kegiatan sosial lainnya yang diharapkan dapat dilaksanakan secara bersama-sama.

Baca juga : Ketua PGRI: Sosialisasi BAZNAS dan LKBH Perkuat Pengetahuan Guru tentang Zakat dan Bantuan Hukum

“Banyak kegiatan sosial yang bisa kita laksanakan ke depannya. Tetapi untuk sementara ini kami ingin melaksanakan donor darah karena kami melihat di sekeliling kami banyak anak-anak, rekan maupun sebaya kami yang kurang beruntung, menderita atau menjadi pasien dan sebagainya,” katanya.

 

Diharapkan Menjadi Agenda Rutin Alumni

 

Rd.Wulansari berharap kegiatan donor darah tersebut dapat menjadi awal dari lahirnya berbagai program sosial yang dilakukan secara berkelanjutan oleh Alumni SMP NESAC , khususnya angkatan 1989, khususnya untuk membantu penderita thalasemia.

Ada sekitar 130 orang yang mendonorkan darah pada kegiatan Dies Natalis SMP NESAC ke-59 di tahun 2026 yang dibantu 6 tenaga nakes dari PMI, pada kesempatan ini juga diadakan santunan bagi anak penderita thalasemia. Kegiatan tersebut berlangsung di gedung serdadu Kampung Depok Desa Manggungharja kecamatan Ciparay kabupaten Bandung.

Ia bahkan berharap angkatan 1989 dapat menjadi salah satu pihak yang menginisiasi dan mempelopori kegiatan sosial di lingkungan keluarga besar Alumni SMP NESAC angkatan 89.

“Harapan kami khususnya angkatan 89 bisa menginisiasi atau mempelopori, khususnya di alumni SMP NESAC 89, sehingga kegiatan ini tidak hanya sampai di sini, tetapi bisa berkesinambungan dan berkelanjutan. Mudah-mudahan bisa menjadi program atau agenda khusus di alumni SMP NESAC 89 ,” ungkapnya.

Selain kegiatan donor darah, hubungan silaturahmi antar alumni juga terus dijaga melalui berbagai kegiatan lainnya. Alumni angkatan 1989 selama ini tidak hanya berkumpul dalam kegiatan formal, tetapi juga berupaya hadir ketika ada rekan yang sedang mengalami musibah, sakit, maupun kemalangan.

Menurut Wulansari, menjaga silaturahmi menjadi salah satu hal penting yang ingin terus dipertahankan oleh para alumni.

“Untuk kegiatan lainnya seperti pengajian atau hal-hal yang lain, kita juga silaturahmi dengan rekan-rekan yang mengalami kemalangan, sakit, dan sebagainya. Intinya saya ingin menjalin silaturahmi di semua pihak dan semua unsur,” tuturnya.

Angkatan 1989 Baru Terbentuk Sekitar Setahun

Wulansari menjelaskan, Alumni SMP NESAC Angkatan 1989 secara kepengurusan relatif masih tergolong baru. Pembentukan dan pemilihan koordinator angkatan dilaksanakan pada tahun 2025.

Dengan demikian, kegiatan donor darah tersebut menjadi salah satu kegiatan bakti sosial pertama yang secara khusus dilaksanakan oleh angkatan 1989.

“Angkatan 89 terbentuk, kemudian ada pemilihan ketua koordinator. Itu kita laksanakan tahun 2025. Jadi baru setahun lebih. Untuk bakti sosial, ini baru kali pertama kita laksanakan,” jelasnya.

Meski demikian, semangat kebersamaan dan kepedulian di antara para alumni telah terbangun melalui berbagai kegiatan silaturahmi.

Ditambahkan Wulansari untuk Momentum HUT ke-81 RI menyampaikan harapannya dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurutnya, kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia selama 81 tahun seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai kemerdekaan secara fisik, tetapi juga tercermin dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Kalau secara usia, 81 tahun ini seharusnya kita sudah merdeka dalam segala hal, lahir dan batin. Tidak ada yang memanipulasi atau merekayasa. Benar-benar kita ini bebas dan merdeka,” ujarnya.

Namun, ia memilih untuk tidak memperpanjang pembahasan mengenai makna kemerdekaan tersebut. Baginya, hal yang paling penting adalah bagaimana masyarakat dapat menikmati kehidupan yang aman, rukun, dan sejahtera.

“Harapan saya ke depan adalah masyarakat di sekitar saya, terutama, bisa hidup rukun, aman dan sejahtera,” katanya.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kebersamaan, kepedulian dan semangat gotong royong sebagai bagian dari mengisi kemerdekaan.

“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Indonesia Jaya,” pungkas Wulansari.

Kegiatan donor darah Alumni SMP NESAC Angkatan 1989 tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi dapat berkembang menjadi gerakan sosial yang dilakukan secara rutin. Semangat kebersamaan para alumni diharapkan mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi di antara keluarga besar Alumni SMP NESAC angkatan 89.

 

Reporter : Yun.s

 

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini