BerandaDaerahPelantikan Dan Raker Forum Pembaruan Kebangsaan ( FPK) Kota Tasikmalaya Masa Bakti...

Pelantikan Dan Raker Forum Pembaruan Kebangsaan ( FPK) Kota Tasikmalaya Masa Bakti 2025/2030

Date:

Berita Terkini

KDS Berikan Uang Saku Kepada Lebih Dari 500 Jemaah Calon Haji Kabupaten Bandung

KABUPATEN BANDUNG Qjabar — Bupati Bandung, Dadang Supriatna melepas...

Persib Bandung Menang Dramatis 2-1 atas PSM Makassar, Julio Cesar Jadi Pahlawan di Menit Akhir

Tasikmalaya, QJabar - Persib Bandung sukses membawa pulang tiga...

H. Aam Sopyan Terpilih Aklamasi Pimpin Formades Jawa Barat 2026-2031

Sumedang, Qjabar  – Musyawarah Daerah Dewan Pimpinan Daerah (DPD)...

Kopi Bunar Tasikmalaya Tembus Pasar Jepang, Wabup Asep Sopari Apresiasi Perjuangan Warga Pagerageung

Kabupaten Tasikmalaya, QJabar – Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari...
spot_imgspot_img

Kota Tasik Qjabar – Pelantikan Pengurus Forum Pembaruan Kebangsaan (FPK) Kota Tasikmalaya, periode 2025/2030, di Hotel Horison, Rabu lalu, 17 Desember 2025, Dihadiri oleh Walikota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan.

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan Menyampaikan solidaritas dan kebersamaan seluruh suku yang ada di Kota Tasikmalaya. Yakni kerukunan dan toleransi menjadi aset utama dalam membangun daerah.

“Seluruh Suku yang ada di Kota Tasikmalaya harus kita jaga terkait Solidaritas, kerukunan dan kebersamaan ini penting,” Singkat Dia.

Baca juga:Silaturahmi Pemkot Dengan Ormas/LSM se-Kota Tasikmalaya

Ketua FPK Syahrial Koto mengatakan
saat ini terdapat 15 suku yang hidup berdampingan secara rukun di Kota Tasikmalaya. Keberagaman tersebut, saat ini terjaga tanpa Polemik karena terikat dalam wadah silaturahmi FPK.

“Saat ini sudah ada 15 suku yang tergabung di FPK, berharap Suku lainnya juga dapat bergabung untuk semakin mempererat silaturahmi,”katanya Setelah pelantikannya sebagai Ketua FPK Kota Tasikmalaya periode 2025/2030.

Baca juga:Rotasi 30 Pejabat Pemkab Tasikmalaya, Dua Dinas Strategis Masih Tanpa Kepala Definitif

Sementara Warto menyampaikan juga dari 15 Suku yang tergabung di FPK tersebut antara lain Minang, Batak, Jawa, Manado, Ambon, Madura, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua, Nias, Palembang, Tionghoa, Arab, Sulawesi Selatan, dan Sunda. mampu menjaga ketentraman dan kerukunan antar Suku melalui peran FPK.

“Dengan adanya wadah ini, antar suku bisa saling mengenal, dan menjalin hubungan silaturahmi yang lebih erat lagi , bersama-sama menjaga kondusivitas lingkungan ” Pungkasnya.

Reporter : Tatang Hidayat

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini