BerandaRagam BeritaSekolah Rakyat Jadi Harapan Baru bagi Keluarga Miskin, Wali Asrama SRT 16...

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru bagi Keluarga Miskin, Wali Asrama SRT 16 Bandung Ajak Masyarakat Berperan Aktif dalam Sosialisasi

Date:

Berita Terkini

spot_imgspot_img

Kabupaten Bandung, Qjabar – Program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah mendapat sambutan positif dari berbagai pihak karena dinilai mampu membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Program ini hadir sebagai solusi atas berbagai kendala yang selama ini dihadapi masyarakat, terutama terkait biaya pendidikan dan keterbatasan daya tampung sekolah.

Hal tersebut disampaikan oleh Indra Maulana Yamin,SH. Wali Asrama Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 16 Bandung, saat memberikan keterangan kepada media. Menurutnya, keberadaan Sekolah Rakyat merupakan langkah nyata pemerintah dalam memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh anak bangsa untuk memperoleh pendidikan yang layak.

“Sekolah Rakyat tentu ini adalah program yang sangat baik dari pemerintah. Program ini memberikan kesempatan bagi keluarga-keluarga miskin dan miskin ekstrem agar anak-anak mereka bisa bersekolah. Selama ini banyak yang terkendala masalah biaya dan kapasitas sekolah. Dengan adanya Sekolah Rakyat, ini bisa menjadi solusi bagi masyarakat kecil,” ujarnya.

Indra menjelaskan bahwa sebagai Wali Asrama, dirinya lebih banyak terlibat dalam pendampingan dan pembinaan peserta didik. Sementara untuk kebijakan strategis dan pengembangan program secara nasional berada di bawah kewenangan Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Baca juga : Kecamatan Ciparay Raih Juara Pertama Cabang Bola Voli Tingkat SD Dan SMP pada O2SN Kabupaten Bandung 2026

Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa di wilayah Bandung Raya saat ini telah terdapat beberapa Sekolah Rakyat yang mulai beroperasi. Di antaranya adalah SRT 16 Bandung yang berlokasi di kawasan Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, kemudian SRT 17 Cimahi, serta sekolah rakyat lainnya yang berada di Kabupaten Bandung Barat dan Kota Bandung.

“Yang saya ketahui saat ini ada SRT 16 Bandung di Kabupaten Bandung, kemudian SRT 17 di Cimahi, lalu di Kabupaten Bandung Barat dan Kota Bandung juga sudah ada. Untuk jumlah secara nasional saya belum bisa menyampaikan secara pasti, namun informasinya sudah mencapai ratusan titik yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia,” jelasnya.

Lebih lanjut, Indra menegaskan bahwa keberhasilan program Sekolah Rakyat tidak hanya bergantung pada pemerintah maupun pengelola sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat. Menurutnya, peran aktif para pengurus lingkungan seperti RT dan RW, serta berbagai pilar sosial di masyarakat sangat penting dalam menyebarluaskan informasi terkait program tersebut.

“Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan. Sosialisasi Sekolah Rakyat tidak bisa hanya mengandalkan kami saja. Justru yang lebih dekat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat adalah para pengurus RT, RW, tokoh masyarakat, serta pilar-pilar sosial lainnya. Mereka dapat membantu menjelaskan kepada masyarakat mengenai manfaat dan mekanisme Sekolah Rakyat sehingga masyarakat yang berhak dapat mengakses program ini,” katanya.

Ia berharap semakin banyak masyarakat yang memahami keberadaan Sekolah Rakyat sehingga anak-anak dari keluarga kurang mampu tidak lagi kehilangan kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas. Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, program ini diyakini mampu menjadi salah satu instrumen penting dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

“Harapannya tentu semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan memanfaatkan program ini. Pendidikan adalah kunci masa depan, dan Sekolah Rakyat hadir untuk memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak Indonesia untuk meraih cita-citanya,” pungkas Indra Maulana Yamin selaku Wali Asrama SRT 16 Bandung.

 

Reporter : Yun.s

 

 

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini