Rakor Dinkes Kota Tasikmalaya Terkait Posyandu 

Kota Tasikmalaya, Qjabar – Bertempat di Hotel Cordella yang ada dibilangan Yudanegara Kota Tasikmalaya pada beberapa waktu lalu dengan mengundang Dinkes Provinsi Jawa Barat sebagai narasumber pada acara yang berlangsung selama 1 hari dengan menyuguhkan materi Posyandu.

Hadir pada kesempatan tersebut Kadis Kesehatan Kota Tasikmalaya beserta Sekdis dan jajarannya, Camat Purbaratu, Camat Bungursari, serta tamu undangan lainnya

Baca juga : Gerakan Bersih Serentak di Tasikmalaya, Diky Candra: Mari Rawat Lingkungan Bersama

Dalam wawancaranya Kadis Kesehatan Kota Tasikmalaya mengatakan hari ini kita mengadakan Tim Koordinasi untuk Posyandu dibidang Kesehatan.

Seperti kita ketahui bersama bahwa Posyandu saat ini dengan adanya Permendagri terbaru yang terkait Posyandu itu, ada yang namanya SPM (Standar Pelayanan Minimal) yang terdiri dari 6 point dan salahsatunya kesehatan.

Dan yang 6 point itu bukan hanya bidang kesehatan ada juga bidang sosial, bidang pendidikan ada juga terkait Trantibnya. Jadi ada beberapa bidang dan salahsatunya itu bidang kesehatan dan saat ini kita melaksanakan Rakor Bidang Kesehatan.

Dengan tujuan untuk memastikan OPD terkait, Kecamatan, lalu ada beberapa bidang yang ada bisa bekerjasama untuk Posyandu untuk menghasilkan program-program yang maksimal untuk mencapai program nasional.

Dan tadi sudah disampaikan bahwa kaitannya dengan stunting, kaitannya dengan angka kematian Ibu, jumlah kematian bayi, lalu ada permasalahan penyakit menular, penyakit tidak menular. Itu harus bisa dilaksanakan dengan baik di Posyandu.

Saat ini tadi yang salahsatunya Ibu Kadinkes Jawa Barat mendukung penuh dan menurut beliau ini yang pertama melaksanakan di Jawa Barat dan Kota Tasikmalaya melaksanakan Rakor Pertama di bidang kesehatan, kita ingin memperkuat kolaborasi, mensinergikan dengan yang lainnya agar apa yang sudah ditargetkan oleh Pusat itu bisa tercapai.

Harapan kedepannya dengan adanya kegiatan ini kita dapat terbangun sinergitas yang baik kepada seluruh stakeholder yang ada dan juga target kita mudah-mudahan bisa tercapai dan ini investasi masa yang panjang dan kita mudah-mudahan 2045 dengan slogan Indonesia Emas itu nanti tidak melahirkan generasi-generasi penerus yang penuh permasalahan karena akibat kita tidak menindaklanjuti dengan baik dari awalnya saat hamil saat bayi saat remaja dan ini siklus hidup.

 

Reporter : Irfan

 

Nasional

Kenang Jasa Ulama, Ribuan Santri Tasikmalaya Bawa Foto Pendiri Pesantren saat Kirab HSN

Kab. Tasikmalaya, QJabar — Ribuan santri dari berbagai pondok...

HUT ke-62 Golkar, DPD Kota Tasikmalaya Gelar Upacara Penghormatan di TMP

Kota Tasikmalaya Qjabar – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan...

Wamendagri Bima Arya: KDKMP Bukan Toko Ritel, Melainkan Infrastruktur Pemerintah untuk Penyaluran Barang Subsidi

Kabupaten Bandung Qjabar - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri)...

Mendagri Minta Pemda Perkuat Peran Diskominfo dalam Komunikasi Strategis dan Efektivitas Kebijakan Publik

Jakarta Qjabar – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito...

Karang Taruna Kabupaten Bandung Bahas Permensos Nomor 9 Tahun 2025 dan Refleksi 66 Tahun

Kabupaten Bandung Qjabar – Karang Taruna Kabupaten Bandung menggelar...

Ragam Berita

Dukung Digitalisasi Pesantren, BI Pusat Hibahkan Komputer untuk SD Lukmanul Hakim Binaan BMH Cirebon

CIREBON Qjabar – Komitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan...

Kepala Desa Kopo Entang Suryana Ajak Warga Peduli Lingkungan, Beri Contoh dengan Aksi Nyata

Kabupaten Bandung Qjabar - Kepala Desa Kopo, Kecamatan Kutawaringin,...

Musim Hujan Mengancam, Kapolsek Katapang Siagakan TNI-Polri dan Forkopimcam Antisipasi Banjir

KATAPANG, Qjabar – Menghadapi meningkatnya curah hujan yang mulai...

Bersama Pesantren, BMH Jabar Resmikan Penanaman Bibit Alpukat di Soreang

Kabupaten Bandung Qjabar – Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan...

DPC Grib Jaya Purwakarta, Menyambut Sumpah Pemuda Dengan menggelar Khitanan Masal

Purwakarta Qjabar - Khitanan masal yang diselenggarakan DPC Gerakan...

Berita Terbaru

Popular Categories

Birokrasi

KDS Kukuhkan Pengurus FKBS Periode 2026–2030, Perkuat Gerakan Kabupaten Sehat

KABUPATEN BANDUNG Qjabar  – Bupati Bandung, Dadang Supriatna, mengukuhkan kepengurusan Forum Kabupaten Bandung Sehat (FKBS) Kabupaten Bandung periode 2026–2030 sekaligus menghadiri rapat koordinasi bersama...