BerandaBirokrasiZeis Zultaqawa : Masyarakat Harus Bereperan Aktip Dalam Peningkatan Kapasitas KPP

Zeis Zultaqawa : Masyarakat Harus Bereperan Aktip Dalam Peningkatan Kapasitas KPP

Date:

Berita Terkini

Dadang Ilyas: Pengurus PPDI Harus Solid dan Siap Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Kabupaten Bandung, Qjabar – Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI)...

Bupati Tasikmalaya Hadiri Pelantikan dan Musyawarah Kerja FPP, Dorong Penguatan Peran Pesantren

Kabupaten Tasikmalaya, QJabar – Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin...

Bupati Cecep dan Wabup Asep Hadiri Kirab Budaya Mahkota Binokasih di Tasikmalaya

Kabupaten Tasikmalaya, QJabar – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali menunjukkan...

Bupati Tasikmalaya Hadiri Pelantikan Pengurus DPC IPeKB Kabupaten Tasikmalaya

Kabupaten Tasikmalaya, QJabar – Cecep Nurul Yakin menghadiri kegiatan...

Bupati Tasikmalaya Buka Training Center MTQH Jabar 2026, Targetkan Tasik Jadi Kabupaten Qur’an

Kabupaten Tasikmalaya, QJabar – Bupati Kabupaten Tasikmalaya Dr. H....
spot_imgspot_img

Bandung,  Qjabar – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung menggelar kegiatan peningkatan kapasitas Kelompok Pemanfaat dan Pemeliharaan (KPP) di Roemah Sadu, Jalan Raya Soreang–Ciwidey, Rabu (3/12/25).

” Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi memperkuat pengelolaan sanitasi berbasis masyarakat “.

Mewakili Kepala Dinas PUTR, Dr. Ir. H. Zeis Zultaqawa, M.M., IPU., Kepala Bidang Drainase Dudih Yuliandry, S.T., menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas KPP merupakan elemen penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan sanitasi yang didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK).

Baca juga DPUTR Kabupaten Bandung Juara Umum Penyelenggaraan Jasa Konstruksi Tingkat Provinsi Jawa Barat

Menurutnya, keberhasilan program sanitasi tidak hanya terletak pada pembangunan fisik, namun juga pada kualitas pengelolaan pasca konstruksi. Di sinilah peran KPP dianggap sangat strategis sebagai garda terdepan dalam memastikan fasilitas tetap berfungsi optimal.

“Pembangunan fisik memang pondasinya, namun keberlanjutannya ada di tangan masyarakat. KPP berperan memastikan fasilitas sanitasi dapat dirawat, dijaga, dan dimanfaatkan secara jangka panjang,” ujar Dudih.

Ia menjelaskan, setidaknya ada tiga poin utama yang harus dimiliki peserta pelatihan: kemampuan melakukan pemeliharaan fasilitas secara benar, kemampuan mengelola biaya operasional dengan transparan dan akuntabel, serta kemampuan membangun kesadaran masyarakat untuk turut menjaga fasilitas sanitasi yang ada.

Baca juga Yudhi Adi Rahmatillah, S.T. Deklarasikan Diri sebagai Bakal Calon Ketua KNPI Kabupaten Tasikmalaya 2025–2030

Dudih juga menyampaikan apresiasi terhadap seluruh peserta yang hadir dan berkomitmen mengikuti pelatihan dari awal hingga selesai.

“Kami berharap pelatihan ini menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas sanitasi yang telah dibangun. Bukan hanya memahami cara merawat, tetapi juga menanamkan budaya menjaga kebersihan dan akuntabilitas dalam pengelolaannya. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, kita dapat memastikan manfaat sanitasi yang berkelanjutan bagi generasi mendatang. Mari bersama mewujudkan lingkungan yang lebih sehat, lebih tertata, dan menjadikan Kabupaten Bandung benar-benar lebih BEDAS.” tegasnya.

Baca juga Pemkab Bandung Pastikan Investasi Panas Bumi Selaras dengan RTRW dan RDTR

Dudih juga menjelaskan bahwa Kegiatan peningkatan kapasitas KPP ini menjadi salah satu komitmen Dinas PUTR Kabupaten Bandung dalam memperkuat layanan sanitasi yang layak, aman, dan berkelanjutan, demi terciptanya kabupaten Bandung yang lebih bersih dan sehat sehingga menjadi kabupaten Bandung yang lebih BEDAS lagi, pungkasnya.

 

Reporter : Yun.s

 

 

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini