BerandaBirokrasiViman Gaspol Transportasi 2027: Jangan Sekadar Rapat, Harus Berdampak ke Ekonomi Rakyat!

Viman Gaspol Transportasi 2027: Jangan Sekadar Rapat, Harus Berdampak ke Ekonomi Rakyat!

Date:

Berita Terkini

KDS Sambut Program 3 Juta Rumah, Pemkab Bandung Siap Perkuat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Pemerintah Kabupaten Bandung menegaskan komitmennya...

Bukan Cuma Soal Angka PAD, TPI Uji Manajemen Pajak Bapenda Kota Tasikmalaya

TASIKMALAYA,Qjabar -  Rencana aksi unjuk rasa yang sedianya akan...

Ribuan Anak Meriahkan Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di Kabupaten Bandung

KABUPATEN BANDUNG Qjabar – Pemerintah Kabupaten Bandung memperingati Hari...

KDS Hadiri Audiensi dengan Wakil Ketua DPR RI, Bahas Tantangan Pembangunan Daerah

JAKARTA Qjabar – Ketua Harian Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh...
spot_imgspot_img

 

Kota Tasik – Aula Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya, Kamis (5/3/2026), bukan sekadar ruang rapat biasa. Di ruangan itu, arah besar transportasi Kota Tasikmalaya tahun 2027 mulai dirumuskan — bahkan bisa dibilang mulai “dikunci”.

Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan hadir langsung dalam Forum Perangkat Daerah Musrenbang Sektoral Bidang Perhubungan. Ia menegaskan, forum ini tak boleh menjadi agenda seremonial tahunan tanpa dampak nyata.

“Transportasi itu urat nadi kota. Kalau macet, ekonomi ikut tersendat. Kalau tertata, ekonomi ikut melesat,” tegasnya di hadapan peserta forum.

Mengusung tema “Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pelayanan Publik untuk Kemajuan dan Kesejahteraan Masyarakat”, forum ini menempatkan sektor transportasi sebagai mesin penggerak ekonomi daerah sekaligus wajah pelayanan publik yang modern dan responsif.

Ketua Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya Anang Safaat turut memberi catatan penting. Ia mengingatkan agar perencanaan tidak berhenti sebagai dokumen administratif.

“Program harus realistis, terukur, dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya, menekankan pentingnya konsistensi antara perencanaan dan penganggaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya Iwan memaparkan fokus kebijakan 2027: penataan lalu lintas yang lebih efektif, penguatan angkutan umum, peningkatan infrastruktur transportasi, hingga digitalisasi pelayanan untuk menjawab tantangan kota yang terus tumbuh.

Forum ini mempertemukan unsur legislatif, eksekutif, aparat penegak hukum, para camat, hingga stakeholder transportasi. Sinyalnya jelas: pembangunan sektor perhubungan tak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kolaborasi, konsistensi, dan keberanian mengambil keputusan.

Tahun 2027 memang belum tiba. Namun perencanaan hari ini akan menentukan apakah transportasi benar-benar menjadi penggerak ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup warga, atau sekadar kembali menjadi wacana tahunan.

Bukan hanya tentang musrenbang. Ini tentang bagaimana kota bergerak — dan siapa yang benar-benar memastikan gerak itu sampai ke rakyat.

By, andriana

Q Jabar

spot_img
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini