Home / Ragam Berita / Sinergi dan Komitmen Bersama, Dapur SPPG BAHIRA 4 Siap Beri Manfaat Luas bagi Masyarakat

Sinergi dan Komitmen Bersama, Dapur SPPG BAHIRA 4 Siap Beri Manfaat Luas bagi Masyarakat

Kabupaten Bandung, Qjabar – Kegiatan persiapan hingga pelaksanaan program di Dapur SPPG BAHIRA 4 Mitra MBG berjalan lancar dengan dukungan penuh dari berbagai pihak. Hal ini disampaikan oleh Ketua Yayasan Pelita Weldatama dalam keterangannya usai kegiatan.

Ketua Yayasan Pelita Weldatama Indonesia Bambang mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran acara yang melibatkan berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat. Mulai dari Camat Soreang, lurah, RW, RT, hingga para penerima manfaat turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, persiapan tadi berjalan lancar. Kerja sama dari semua pihak juga sangat baik, mulai dari Pak Camat, Pak Lurah, Pak RW, Pak RT, hingga para penerima manfaat yang hadir di sini,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran seluruh unsur tersebut menjadi modal penting dalam membangun sinergi dan kolaborasi ke depan. Ia berharap komunikasi dan koordinasi antara pihak dapur SPPG dengan pemerintah setempat serta pihak sekolah penerima manfaat dapat terus terjalin dengan baik.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sikap terbuka terhadap kritik dan masukan sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.
“Kita jangan alergi terhadap kritik. Justru kita harus terbuka, apapun masukan dari mereka kita tampung untuk menjadi bahan evaluasi dan perbaikan ke depan,” tegasnya.

Ia juga berharap keberadaan Dapur SPPG BAHIRA 4 dapat memberikan dampak positif yang luas, baik bagi masyarakat sekitar maupun bagi para penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis.
“Insya Allah dapur ini bisa menjadi berkah dan memberikan manfaat bagi warga sekitar serta seluruh penerima manfaat,” tambahnya.

Terkait kapasitas layanan, dijelaskan bahwa saat ini jumlah penerima manfaat ditargetkan mencapai lebih dari seribu orang, dengan angka maksimal sekitar 1.029 hingga 1.209 penerima. Ke depan, jumlah tersebut direncanakan akan terus bertambah hingga mencapai sekitar 2.500 penerima, menyesuaikan dengan petunjuk teknis dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Dari sisi operasional, pihaknya menegaskan bahwa seluruh proses pelaksanaan mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) dan petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan oleh BGN. Bahkan, pihaknya terus melakukan pembenahan mengikuti perkembangan juknis yang terus diperbarui.

“Kami berusaha mengikuti juknis dari BGN, mulai dari juknis 1, 2, 3, 4, hingga yang terbaru. Semua kami benahi, mulai dari supply chain, proses persiapan, pengolahan, hingga distribusi,” jelasnya.

Ia menambahkan, dengan menjalankan seluruh prosedur sesuai standar yang telah ditentukan, potensi kesalahan seperti keracunan makanan maupun praktik yang tidak sesuai dapat dihindari.
“Kalau semua dijalankan sesuai juknis dengan baik dan benar, Insya Allah tidak akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya.

Menutup keterangannya, ia kembali menegaskan komitmen untuk terus menjalankan program secara profesional, transparan, dan berorientasi pada manfaat bagi masyarakat luas.

Dengan semangat kolaborasi dan kepatuhan terhadap standar yang telah ditetapkan, Dapur SPPG BAHIRA 4 diharapkan menjadi salah satu contoh keberhasilan implementasi program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Bandung.

Reporter : Yun.s

 

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *